Desrianza

Pelajar Cinta, Penari Kata, Perindu Surga

Serahkan Kepada Ahlinya

Kenal dengan Ustadz Adi Hidayat alias UAH? Kenal dong ya! Dimana kenalannya? ?

Beliau dikenal memiliki kualitas hafalan yang mengagumkan. Dalam kajian-kajiannya, kita bisa mengetahui bahwa beliau tak sekedar hafal referensi (dalil) suatu perkara yang disampaikan bahkan beliau juga tahu letak halaman dan posisi suatu referensi di halaman tadi. Takjub sekali saya. Untuk menghafal Al-Quran saja saya masih sering tertukar-tukar antara ayat satu dan yang lain. Jauh sekali bedanya dengan beliau. Tak hanya hafal Al-Quran dan Al-Hadits, beliau juga menghafal dengan baik kitab-kitab umum lainnya, lengkap dengan halaman dan posisinya di dalam kitab tersebut.

Tapi, ada satu hal yang kemudian membuat saya bertambah kagum dengan beliau. Dalam satu program khusus selama Ramadhan 1441 H yang beliau siarkan secara langsung di kanal YouTube beliau. Bahasannya tentang adanya isu dukhan dan benturan asteroid yang akan terjadi pada 8 Mei 2020 bertepatan dengan 15 Ramadhan 1441 H. Beliau menyampaikan kajian ini menjelang maghrib sehari sebelum tanggal 15 Ramadhan 1441 H.

Meskipun Ustadz Adi Hidayat mempunyai referensi bacaan dan hafalan yang banyak dan beragam. Namun, ketika suatu hal itu bukan menjadi domainnya beliau akan menyerahkan kepada ahlinya. Tidak lantas otoriter karena dikenal tahu banyak hal.

Di awal-awal penjelasannya beliau menyampaikan informasi tentang asteroid yang dimaksud didasarkan atas informasi dari para astronom di LAPAN maupun NASA yang memang mempunyai ilmu akan hal tersebut. Berikutnya beliau menyampaikan sumber dalil-dalil yang menjadi pijakan mereka yang mempunyai pendapat tentang akan adanya dukhan dan benturan asteroid pada tanggal 15 Ramadhan. Saya tidak sedang ingin membahas tentang materi yang disampaikan karena penjelasan dari beliau sudah sangat lengkap. Tapi, yang kemudian saya garis bawahi adalah bahwa beliau tidak lantas menjadi sok tahu segalanya meski sebenarnya beliau dikenal memiliki wawasan yang cukup luas.

Beda sekali dengan kita yang kadang baru tahu satu dua referensi kemudian sudah berlagak seperti ahli yang tahu banyak hal. Bahkan sampai-sampai berfatwa tanpa kapasitas.

Sesuatu yang kemudian dikembalikan kepada ahlinya insyaAllah tidak akan keluar dari jalurnya.

Desrianza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top