Desrianza

Pelajar Cinta, Penari Kata, Perindu Surga

Cinta Rasulullah ﷺ

https://youtu.be/PT5lFEBWSZo

Saat kembali dari satu kunjungan, Nabi ﷺ menangis. Para sahabat berkata, “Apa yang membuatmu menangis, wahai Rasulullah ﷺ?”

Beliau ﷺ berkata, “Aku merindukan saudara-saudaraku.”

Mereka berkata: “Bukankah kami ini saudara-saudaramu, ya Rasulullah ﷺ?”

Beliau ﷺ berkata, “Tidak, kalian adalah sahabatku. Saudara-saudaraku adalah mereka yang akan datang setelah aku dan mereka percaya kepadaku walau tidak melihatku.” (HR. Ad-Darami, At-Tabaraani, Al-Hakim)

Demikianlah, salah satu kisah yang menunjukkan betapa Rasulullah ﷺ sangat mencintai umatnya. Mulai dari mereka yang ada di zamannya hingga kita yang ada di akhir zaman. Simaklah video di atas, meski beliau ﷺ dihina, dilempari batu dan menerima berbagai perlakuan yang tidak pantas beliau ﷺ tetap mendoakan kebaikan untuk umatnya.

Sepulangnya dari perjalanan dakwah ke Thaif, ketika ditawarkan oleh malaikat penjaga gunung untuk menghancurkan penduduk Thaif kala itu, yang menolak dakwah Rasulullah ﷺ dengan cara yang tidak pantas. Rasulullah ﷺ justru mendoakan agar kiranya anak keturunan penduduk Thaif dijadikan orang-orang yang beriman. Alhamdulillah saya pernah mendengar bahwa sekarang penduduk Thaif sudah beriman kepada Allah ﷻ.

Andai saja ketika itu beliau ﷺ memilih mendoakan kehancuran untuk penduduk Thaif. Bisa jadi penduduk Thaif hanya akan tinggal sejarah.

Bagaimanakah dengan kita hari ini? Sudahkah menunjukkan cinta yang benar kepada Rasulullah ﷺ? Kadang lisan ini begitu lancang terhadap beliau ﷺ. Sikap dan tingkah justru merendahkan sunnah Rasulullah ﷺ. Akankah esok Rasulullah ﷺ berkenan memberikan minum kepada kita dari telaga kautsar? Duhai, alangkah malunya andai esok kita mengaku-ngaku sebagai umatnya namun beliau ﷺ menolak. Jadilah pecinta selayaknya pecinta sejati.

Desrianza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top