Desrianza

Pelajar Cinta, Penari Kata, Perindu Surga

Jangan Putus Asa

Ini sudah masuk hari ketiga saya sakit. Sejujurnya, saya sudah merasa bosan terbaring di atas kasur berhari-hari. Apalagi saya kurang suka tidur pagi, akhirnya dipaksa tidur mulai pagi hingga siang. Selepas itu, bisa lanjut lagi tidur siang hingga menjelang sore. Mungkin tubuh sedang meminta haknya untuk diistirahatkan. Tapi, kelamaan sakit sering membuat saya frustrasi karena akhirnya tidak bisa beraktivitas seperti biasanya. Belum lagi tuntutan pekerjaan belakangan menuntut agar selalu produktif.

Ada satu kisah dari buku La Tahzan-nya Dr. ‘Aidh al-Qarni yang kemudian menyentil saya. Begini kisahnya,

Ada orang yang tubuhnya lumpuh, sehingga hanya didudukkan di dalam rumah. Sakitnya itu sudah berlangsung sekian tahun, hingga membuatnya putus asa. Para dokter sudah menyatakan tidak mampu untuk mengobatinya. Mereka menyampaikan itu pada keluarga dan anak-anaknya.

Pada suatu hari, ada seekor kalajengking jatuh dari atap rumahnya tepat di atas tubuhnya dan dia tidak bisa mengusirnya karena memang tidak bisa bergerak dari tempat duduknya. Kalajengking itu merambat ke kepalanya dan menyengatnya beberapa beberapa kali. Setelah itu, secara mengejutkan badannya bisa digerakkan mulai dari telapak kaki hingga kepala. Darah kehidupan mengalir ke dalam semua organ tubuh, dan kesembuhan menjalar ke seluruh jasad. Orang itu pulih dan sehat kembali.

Dia berdiri di atas kedua kakinya, berjalan-jalan di dalam kamarnya, membuka pintu, dan menghampiri keluarga dan anak-anaknya. Pada saat dia berdiri mereka tidak percaya melihat apa yang terjadi. Mereka kaget bukan kepalang. Dan kepada mereka, dia menceritakan apa yang telah terjadi. Maha Suci Allah ﷻ yang telah memberikan kesembuhan kepada orang itu melalui cara seperti ini.

Dr. ‘Aidh al-Qarni kemudian menceritakan bahwa kisah ini pernah beliau utarakan kepada sejumlah dokter, dan mereka pun membenarkan apa yang beliau katakan. Dia menyebutkan ada serum antibiotik yang mengandung racun. Jika toksitnya direduksi secara kimia, maka serum itu bisa menjadi obat untuk orang yang menderita lumpuh. Maha tinggi Dzat Yang Maha Baik itu, Yang tidak menurunkan satu penyakit pun kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.

Sungguh, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah ﷻ. Segala sesuatu ada di dalam genggaman-Nya. Mudah saja baginya untuk mengubah sakit menjadi sehat atau sebaliknya. Bahkan sakit yang tak seberapa ini pun harusnya tak membuat saya merasa khawatir selama saya tidak berputus asa dari rahmat-Nya.

Medical photo created by rawpixel.com – www.freepik.com

Desrianza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top